Tips & Rahasia Algoritma Facebook 2024

0

Algoritma Facebook adalah topik hangat bagi pemasar media sosial, pemilik usaha, jurnalis, masyarakat umum, pemimpin dunia – pada dasarnya siapa saja yang menggunakan Facebook untuk mengonsumsi atau mendistribusikan konten.

Baik menyukainya atau tidak, kebenaran sederhananya adalah harus memanfaatkannya jika ingin upaya pemasaran Facebook berhasil. Di sini, akan dijelaskan semua yang perlu diketahui tentang algoritma yang digunakan Facebook untuk menentukan peringkat konten dan membentuk feed dari 2,93 miliar penggunanya.

Apa Itu Algoritma Facebook?

Algoritma Facebook adalah seperangkat aturan yang menentukan peringkat konten di seluruh platform ini. Ini menentukan apa yang dilihat orang setiap kali membuka Facebook dan bagaimana urutan konten tersebut muncul. Facebook menyebutnya sebagai personalized ranking.

Pada dasarnya, algoritma mengevaluasi setiap postingan, iklan, Story dan Reel. Ini menilai konten dan kemudian mengaturnya dalam urutan minat untuk setiap pengguna. Proses ini terjadi setiap kali pengguna me-refresh feed mereka.

Menurut Facebook, jejaring sosial tersebut menggunakan algoritma untuk mengatur semua konten yang dapat dilihat (di feed, Search, Marketplace, Group dan Watch) dengan tujuan menunjukkan hal-hal yang menarik minat secara pribadi di bagian atas.

Algoritma Facebook Berubah

Setelah memahami apa itu algoritma Facebook, mari selami perubahannya pada tahun 2024. Seperti disebutkan di atas, algoritma ini terus berkembang dan diperbarui untuk memastikan pengalaman pengguna yang lebih baik.

Hal utama yang perlu diketahui adalah bahwa Artificial Intelligence (AI) telah menjadi bagian integral dari algoritma Facebook. Dengan kemampuan machine learning yang canggih, AI membantu mempersonalisasi konten bagi pengguna dengan menganalisis perilaku dan preferensi mereka di platform ini.

Berikut beberapa perubahan yang dapat diperkirakan di tahun 2024:

1. Lebih Fokus pada Interaksi Bermakna

Facebook telah memperjelas bahwa ingin memprioritaskan postingan yang memicu percakapan dan menghasilkan interaksi yang bermakna antar pengguna. Postingan yang tidak menerima engagement mungkin mengalami penurunan jangkauan.

2. Perhitungan Skor Relevansi

Algoritma menghitung skor relevansi untuk setiap postingan dan menggunakannya untuk menentukan peringkat konten di feed pengguna. Faktor-faktor yang memengaruhi skor ini meliputi jenis konten, interaksi pengguna dengan postingan serupa dan berapa lama pengguna menghabiskan waktu melihat postingan dalam kategori yang sama.

3. Waktu yang Dihabiskan untuk Postingan

AI membantu memprediksi berapa banyak waktu yang mungkin dihabiskan pengguna untuk melihat postingan. Prediksi ini didasarkan pada sinyal seperti interaksi sebelumnya dengan postingan serupa dan jenis konten dalam postingan.

4. Kemungkinan Engagement

Algoritma Facebook juga memprediksi seberapa besar kemungkinan pengguna berinteraksi dengan Page atau melihat komentar tambahan pada postingan. Faktor-faktor yang memengaruhi prediksi ini mencakup interaksi sebelumnya dengan Page, waktu yang dihabiskan untuk postingan serupa, dan aktivitas di Page.

5. Campuran Jenis Konten yang Seimbang

Algoritma ini dirancang untuk menampilkan berbagai jenis postingan kepada pengguna, seperti video, foto, tautan dan postingan teks. Hal ini memastikan pengguna tidak melihat beberapa postingan dengan jenis yang sama secara berturut-turut.

6. Kelayakan Postingan

Faktor-faktor seperti jumlah share, reaction dan kategori penulis postingan menentukan apakah sebuah postingan dianggap bermanfaat oleh pengguna. Ini mencakup berapa banyak reaction yang ditambahkan ke postingan per jumlah penayangan, berapa kali postingan di-share dan berapa banyak Page yang disembunyikan pengguna.

7. Transparansi dan Kontrol Pengguna

Facebook berupaya memberikan lebih banyak transparansi dan kontrol bagi penggunanya. Ini mencakup fitur seperti tool Show More/Show Less yang memungkinkan pengguna menyesuaikan feed mereka dan opsi untuk beralih ke feed kronologis jika diinginkan. Pengguna juga dapat membuat daftar Favorite untuk memastikan mereka selalu melihat konten dari akun favoritnya.

Meta juga telah menerbitkan lebih banyak informasi tentang cara kerja algoritma Instagram dan Facebook di Feed, Story, Reel dan lainnya, dalam bentuk system card.

Cara Kerja Algoritma Facebook

Meta memiliki tim yang mengerjakan artificial intelligence dan machine learning. Bagian dari pekerjaan mereka adalah meningkatkan algoritma yang menghubungkan pengguna Facebook dengan konten paling berharga bagi mereka.

Selama bertahun-tahun, sinyal peringkat algoritma telah ditambahkan dan dihapus serta tingkat kepentingannya disesuaikan.

Pada tahun 2024, algoritma Facebook menentukan konten mana yang paling relevan bagi pengguna tertentu berdasarkan empat sinyal peringkat utama:

  1. Siapa yang memposting: Anda lebih cenderung melihat konten dari sumber yang berinteraksi dengan Anda, termasuk friend dan business.
  2. Jenis konten: Jika paling sering berinteraksi dengan video, akan melihat lebih banyak video. Jika berinteraksi dengan foto, akan melihat lebih banyak foto.
  3. Seberapa besar kemungkinan engage dengan postingan: Jika algoritma menganggap cenderung mengomentari, me-like atau men-share postingan, kemungkinan besar postingan tersebut akan ditampilkan di feed.
  4. Seberapa tertariknya orang lain terhadap postingan: Jika algoritma Facebook menentukan bahwa postingan akan menghasilkan interaksi bermakna antar pengguna, seperti komentar, share dan reply, postingan tersebut akan diberi peringkat lebih tinggi.

Algoritma Feed Facebook 2024

Algoritma news feed Facebook sebagian besar (tetapi tidak eksklusif) menampilkan konten relevan dari orang, merek dan Group yang sudah terhubung dengan Anda. Facebook menjelaskan bahwa algoritma ini menggunakan empat langkah untuk menentukan urutan konten yang dilihat pengguna di feed mereka:

  1. Inventaris: semua konten yang tersedia dari orang, page dan grup yang terhubung dengan Anda, ditambah iklan relevan dan konten yang direkomendasikan berdasarkan aktivitas Facebook.
  2. Sinyal: ini adalah sinyal peringkat yang dibahas di atas.
  3. Prediksi: algoritma mengolah data dari faktor peringkat untuk membuat prediksi khusus tentang konten mana yang paling dihargai.
  4. Relevansi: setiap konten mendapat skor relevansi, dengan postingan skor tertinggi berada di bagian atas feed.

Facebook juga memberikan opsi kepada pengguna yang membantu melatih algoritma dan menyesuaikan feed mereka:

Menambahkan Favorit

Anda dapat memilih hingga 30 orang dan page untuk ditambahkan ke Favorite. Postingan dari akun ini akan muncul lebih tinggi di feed.

Untuk mengakses Favorite:

  • Klik gambar profil, lalu klik Setting & Privacy
  • Lalu pilih Feed, lalu Favourite
  • Anda dapat menggunakan opsi lain di bagian ini untuk snooze, unfollow atau reconnect dengan pengguna Facebook lainnya
  • Anda juga dapat memilih untuk hanya melihat konten dari Favorite Anda

Penyesuaian Feed

Klik postingan manapun, dan akan melihat serangkaian opsi, termasuk menyembunyikan postingan, snooze pengguna atau menambahkan/menghapus pengguna dari favorit.

Semua ini memberikan informasi kepada algoritma tentang jenis konten apa yang ingin dilihat lebih banyak (atau lebih sedikit).

Pada iklan, opsi yang setara adalah Hide Ad. Facebook kemudian akan memberi serangkaian opsi untuk menunjukkan mengapa ingin menyembunyikan iklan tersebut. Ini akan membantu Facebook memahami jenis pengiklan apa yang ingin dilihat, dan mana yang sebaiknya dihindari.

Facebook akan menghapus konten yang melanggar Standar Komunitasnya. Facebook juga mengurangi distribusi konten yang dianggap tidak pantas seperti misinformasi, klaim kewarasan yang sensasional atau clickbait.

Terakhir, ada beberapa kata khusus yang harus dihindari saat bekerja dengan algoritma Facebook:

  • Bahasa yang mengancam atau kasar
  • Bahasa yang melecehkan, terutama yang bersifat seksis, homofobik, rasis dan sebagainya
  • Kata-kata yang berhubungan dengan stereotip yang merugikan
  • Penghinaan
  • Bahasa lain apapun yang melanggar Standar Komunitas

Algoritma Reel Facebook 2024

Algoritma Reel Facebook mengikuti sistem peringkat yang sama seperti Feed yang dijelaskan di atas. Seperti yang dijelaskan oleh Meta, yaitu:

  1. Inventaris
  2. Sinyal
  3. Prediksi
  4. Relevansi

Sinyal-sinyal ini selanjutnya dapat dipecah menjadi tindakan dan pemicu yang lebih jelas. Berikut rinciannya:

  • Waktu Tonton: Persentase Reel yang diperkirakan akan ditonton, serta berapa kali Reel yang sama dilihat oleh orang lain dalam waktu kurang dari tiga detik.
  • Minat: Topik yang biasa diikuti, serta akun dan hashtag yang diikuti. Semakin banyak Reel yang termasuk dalam salah satu kategori ini, semakin tinggi peringkatnya.
  • Waktu yang dihabiskan: Berapa banyak waktu yang dihabiskan orang untuk melihat Reel saat muncul di feed mereka. Lebih banyak waktu menunjukkan kualitas konten yang lebih baik yang akan diberi peringkat lebih tinggi.
  • Intent: Bagaimana orang berinteraksi dengan Reel saat pertama kali melihatnya. Jika seseorang menekan untuk melihat Reel dalam full screen atau mengklik profil pembuatnya, ini menandakan niat tinggi, dan algoritma memberi peringkat pada konten tersebut.
  • Engagement: Terakhir, algoritma mengurutkan berapa kali Reel dilihat oleh orang lain, berapa banyak orang yang mengklik Reel untuk melihatnya dalam full screen dan banyak lagi.

Selain sinyal-sinyal ini, ada beberapa best practice yang penting untuk membantu membuat Reel lebih mudah ditemukan (atau berperingkat lebih tinggi berdasarkan algoritma). Prinsip utamanya adalah membuat konten berkualitas tinggi. Apa sebenarnya maksudnya?

Berikut adalah rekomendasi spesifik langsung dari sumbernya:

  • Bersikaplah menghibur dan menarik
  • Mulai sebuah tren
  • Gunakan tool built in seperti teks, filter atau efek lainnya
  • Tetap berpegang pada video vertikal
  • Tambahkan musik
  • Bereksperimenlah dengan pendekatan yang berbeda
  • Gunakan pencahayaan dan pengambilan gambar yang baik untuk membuat video yang menyenangkan secara visual

Dan inilah yang harus dihindari:

  • Video buram atau beresolusi rendah
  • Video dengan watermark dari aplikasi lain (TikTok)
  • Video dengan batas di sekelilingnya
  • Video horisontal

10 Tips Algoritma Facebook

Sekarang mari kita lihat beberapa tips agar berhasil menavigasinya.

1. Pahami yang Ingin Dilihat Audien

Facebook mengindikasikan memprioritaskan konten yang bermakna, relevan dan informatif. Jadi, apa sebenarnya maksudnya?

  • Bermakna: Konten yang pengguna ingin bicarakan dengan teman dan keluarga atau menghabiskan waktu untuk membaca (berdasarkan perilaku masa lalu), dan video yang ingin mereka tonton. Engagement secara keseluruhan juga menjadi faktor di sini.
  • Relevan: Konten diprioritaskan berdasarkan dengan siapa paling sering engage, jenis konten apa yang umumnya disukai dan berapa banyak interaksi yang dikumpulkan dari pengguna lain.
  • Informatif: konten yang menurut seseorang baru, menarik dan informatif, yang berbeda-beda menurut pengguna.

Memahami apa yang bermakna, relevan dan informatif bagi audien spesifik berarti perlu memahami minat dan perilaku unik mereka. Riset audien dapat membantu mengungkap ciri-ciri ini.

2. Buat Konten Akurat & Autentik

Facebook mengatakan, “Orang-orang di Facebook menghargai konten yang akurat dan autentik.” Facebook juga menentukan bahwa jenis postingan yang dianggap asli oleh orang-orang akan mendapat peringkat lebih tinggi dalam algoritma. Sementara itu, Facebook berupaya mengurangi peringkat postingan yang dianggap menyesatkan, sensasional dan berisi spam.

Berikut beberapa tips untuk memberi sinyal kepada algoritma bahwa konten akurat dan autentik:

  • Tulis judul yang jelas: Pastikan judul dengan jelas menggambarkan apa yang akan ditemukan pengguna di postingan. Anda tentu bisa berkreasi dengan caption postingan tetapi jangan menggunakan clickbait atau judul yang menyesatkan.
  • Jujurlah: Sederhananya, katakan yang sebenarnya. Jangan membuat sensasi, melebih-lebihkan atau berbohong secara terang-terangan.

Di sisi lain, berikut beberapa hal yang harus dihindari:

  • Konten yang mengganggu keselamatan komunitas, seperti kekerasan, tindakan menyakiti diri sendiri atau penggunaan produk yang diatur.
  • Konten dengan klaim kesehatan atau keuangan berkualitas rendah, seperti obat ajaib atau skema cepat kaya.
  • Konten tidak orisinal atau konten berita tanpa atribusi.
  • Klaim palsu dan informasi yang salah.
  • Kata-kata algoritma Facebook yang harus dihindari, seperti bahasa rasis, homofobik atau kekerasan.

3. Jangan Manipulasi Algoritma

Tapi bukankah artikel ini membahas tentang cara memanipulasi algoritma? Bukan, artikel ini tentang memahami cara kerja algoritma sehingga dapat mempelajari apa yang dianggap berharga oleh Facebook bagi penggunanya.

Terserah untuk mengetahui bagaimana keseluruhan prinsip tersebut dapat diterapkan pada audien spesifik. Kemudian, buat konten yang sesuai dengan mereka dan kirimkan sinyal peringkat positif ke algoritma.

Mencoba memanipulasi algoritma untuk mendapatkan lebih banyak distribusi daripada manfaat konten adalah hal yang tidak boleh dilakukan. Hal ini mungkin termasuk membayar untuk engagement atau komentar, atau engage dalam strategi black hat lainnya untuk memanipulasi jangkauan.

Facebook secara khusus berupaya membatasi distribusi clickbait, engagement bait dan landing page yang menipu, jadi mencoba memanipulasi algoritma dengan strategi ini hanya akan merugikan. Membeli like juga dapat mengurangi distribusi.

Selain itu, kontrol preferensi feed yang baru memberi pengguna lebih banyak kemampuan untuk melaporkan, memblokir dan menyembunyikan konten yang mereka rasa tidak relevan. Meskipun moderator Facebook tidak mengetahui bahwa melakukan penipuan, audien kemungkinan besar akan mengetahuinya.

Pesan sederhananya: Bekerjalah sesuai dengan algoritma, bukan menentangnya.

4. Engage dengan Audien

Algoritma yang digunakan Facebook memprioritaskan postingan dari Page yang pernah berinteraksi secara bermakna dengan pengguna di masa lalu. Ini berarti meningkatkan reply adalah kuncinya.

Jika seseorang meluangkan waktu untuk mengomentari postingan, jangan sia-siakan kesempatan itu. Membuat mereka merasa didengarkan dengan reply akan meningkatkan kemungkinan mereka untuk terus mengomentari postingan Anda di masa mendatang. Hal ini tentu saja mengirimkan lebih banyak sinyal engagement yang menarik ke algoritma. Abaikan mereka dan kemungkinan besar mereka akan diam saja.

5. Ajak Audien Saling Engage

Ingat bagaimana algoritma menghargai konten yang ingin di-share dan didiskusikan orang dengan teman-temannya. Cara yang cukup mudah untuk mengirimkan sinyal tersebut adalah dengan membuat orang men-share konten dan mendiskusikannya dengan teman-teman mereka.

Facebook sendiri mengatakan bahwa jika sebuah postingan memicu banyak percakapan di antara teman-teman pengguna, algoritma akan menerapkan logika action bumping untuk menampilkan kembali postingan tersebut kepada pengguna.

6. Posting pada Waktu yang Tepat

Algoritma di Facebook membantu orang melihat konten meskipun mereka tidak sedang online saat pertama kali diposting. Namun seperti yang telah ditekankan di sepanjang artikel ini, engagement adalah sinyal utama yang menunjukkan nilai potensial sebuah postingan. Dan kemungkinan besar akan mendapatkan engagement tersebut – terutama engagement awal yang penting – jika memposting ketika lebih banyak audien sedang online.

Sederhananya, memposting pada waktu yang tepat akan memaksimalkan kemungkinan orang melihat postingan, termasuk orang yang tidak online pada saat memposting.

7. Jangan Lupa Postingan Status Dasar

Saat mencoba meningkatkan jumlah engagement, mungkin tergoda untuk mencari hacking algoritma Facebook yang rumit. Tapi jangan lupa postingan status sederhana. (Postingan tanpa foto, video atau link)

Penelitian menunjukkan bahwa postingan status rata-rata mendapatkan tingkat engagement tertinggi: 0,11%. Postingan foto hanya sedikit lebih tinggi yaitu 0,12%. Video dan postingan link turun secara signifikan, masing-masing sebesar 0,08% dan 0,04%.

Bukan berarti harus membuat seluruh postingan status di Facebook Page, tetapi ini bisa menjadi cara efektif untuk mengomunikasikan informasi sederhana dan mendapatkan skor engagement tertinggi.

8. Perluas Jangkauan Melalui Saran Terbaik

Karyawan mungkin memiliki lebih banyak kredibilitas dan otoritas dengan algoritma Facebook daripada page merek Anda. Ini karena mereka memiliki kredibilitas dan otoritas lebih di mata follower dan teman mereka sendiri.

Karyawan dapat memperluas potensi jangkauan secara eksponensial ketika mereka diberi wewenang untuk men-share konten merek ke circle mereka sendiri.

Afiliasi pemasaran adalah kelompok pendukung hebat lainnya yang dapat membantu memperluas jangkauan dan membangun kredibilitas merek. Beri mereka sumber daya dan pelatihan untuk membantu mereka menyebarkan berita di Facebook dan memperluas target audien melalui sinyal algoritma mereka sendiri.

9. Kolaborasi dengan Influencer

Sama seperti karyawan yang dapat memperluas jangkauan, influencer juga dapat memperluas jangkauan. Bekerja dengan influencer yang memiliki banyak follower dan engage memberi sinyal pada algoritma Facebook bahwa konten berwibawa dan relevan.

Sebelum berkolaborasi dengan influencer, lakukan riset untuk memastikan mereka selaras dengan merek dan memiliki follower yang engage. Ini akan memastikan bahwa postingan mereka tentang merek asli dan diterima oleh follower mereka, bukan terkesan tidak autentik atau dipaksakan (tanda buruk bagi algoritma).

10. Monitor Analytic dan Insight

Cara terbaik untuk memahami algoritma Facebook adalah dengan melacak dan mengukur kinerja sendiri. Dengan memantau analitik dan insight, dapat mengidentifikasi tren dan pola engagement untuk page spesifik.

Anda kemudian dapat menggunakan data ini untuk menyesuaikan dan mengoptimalkan strategi konten agar lebih selaras dengan apa yang paling disukai audien.

FAQ Algoritma Facebook

Apa Itu Algoritma Facebook?

Algoritma Facebook adalah serangkaian sinyal peringkat yang didukung oleh machine learning dan artificial intelligence. Ini menghitung konten mana yang paling mungkin menarik bagi setiap pengguna dan kemudian memberikan mereka feed yang dipersonalisasi.

Bagaimana Mengelabui Algoritma Facebook?

Tidak ada cara untuk mengelabui algoritma Facebook (dan akan dikenakan sanksi atau bahkan akun dinonaktifkan jika secara khusus mencoba mengelabui algoritma tersebut). Namun, ada banyak strategi yang dapat digunakan untuk mengirimkan sinyal peringkat yang kuat ke algoritma.

Strategi yang paling penting adalah membuat konten berkualitas tinggi yang menarik bagi audien spesifik sambil tetap berinteraksi dengan follower dan penggemar page.

Bagaimana Meningkatkan Algoritma Facebook?

Untuk meningkatkan algoritma Facebook, fokuslah pada pembuatan konten berkualitas tinggi dan menarik yang sesuai dengan audien. Dorong interaksi dan percakapan dengan follower, dan berkolaborasi dengan influencer dan karyawan untuk memperluas jangkauan.

Selain itu, memantau analitik secara teratur dan menyesuaikan strategi konten juga dapat membantu meningkatkan algoritma Facebook. Jangan mencoba mempermainkan sistem dengan menggunakan shortcut atau hack, karena taktik ini pada akhirnya akan merugikan jangkauan dan engagement.

Bagaimana Mereset Algoritma Facebook?

Anda tidak dapat sepenuhnya mereset algoritma Facebook, namun ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk segera melakukan perubahan pada konten yang dilihat sebagai pengguna, diikuti dengan strategi pemeliharaan berkelanjutan untuk melatih algoritma dengan lebih baik dari waktu ke waktu.

Pertama, reset.

  1. Klik gambar profil dan pilih Setting and Privacy > Feed.
  2. Gunakan opsi di sini untuk segera melakukan perubahan algoritma Facebook.
    • Untuk melihat lebih banyak konten dari orang dan merek tertentu, tambahkan mereka ke Favourite.
    • Untuk istirahat sementara, Snooze mereka.
    • Gunakan opsi Unfollow untuk berhenti melihat konten dari seseorang atau merek di feed namun tetap terhubung dengan mereka.
    • Dan scroll orang-orang dan merek yang terdaftar di bawah Reconnect untuk melihat apakah ada orang yang di-unfollow dan ingin dilihat lagi.
  3. Kembali ke Setting and Privacy, lalu klik Setting, lalu klik Ad Preference di menu sebelah kiri. Buka Ad Topic untuk meninjau dan mengubah topik yang ingin dilihat lebih sering dan lebih sedikit di iklan Facebook.

Berikutnya adalah pemeliharaan. Gunakan opsi dalam feed seperti Hide Post, Snooze dan Unfollow untuk memberi tahu algoritma apa yang disuka dan tidak. Bersikaplah selektif terhadap postingan dan page yang disukai di masa mendatang, karena semua ini mengirimkan sinyal ke algoritma bahwa menginginkan lebih banyak konten tersebut.

(Visited 1 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *