Cara Ukur Tekanan Darah Menggunakan Aneroid

0

Peralatan manual, atau aneroid, mencakup manset, pompa, stetoskop dan pengukur.

Peralatan ini memerlukan koordinasi. Sulit digunakan jika memiliki gangguan pendengaran atau penglihatan, atau jika tidak dapat melakukan gerakan tangan yang diperlukan untuk menekan pompa dan memompa manset.

Setelah siap mengukur tekanan darah, duduklah dengan tenang selama tiga hingga lima menit sebelumnya.

Untuk memulai, letakkan manset di lengan atas yang telanjang, 2 cm di atas lekukan siku. Tarik ujung manset hingga melingkari lengan secara merata. Anda harus memasangnya cukup kencang sehingga hanya bisa menyelipkan dua ujung jari di bawah tepi atas manset. Pastikan kulit tidak terjepit saat manset mengembang.

Setelah manset terpasang, letakkan piringan stetoskop menghadap ke bawah di bawah manset, tepat di sisi dalam lengan atas.

Selanjutnya, letakkan lubang suara stetoskop di telinga, dengan lubang suara menghadap ke depan, mengarah ke ujung hidung. Letakkan pengukur di telapak tangan yang terbuka sehingga dapat terlihat dengan jelas.

Kemudian, tekan pompa dengan cepat menggunakan tangan yang berlawanan hingga pengukur menunjukkan 30 poin di atas tekanan sistolik biasanya. (Pastikan untuk mengembangkan manset dengan cepat). Berhenti memompa. Putar kenop pompa ke arah berlawanan jarum jam untuk mengeluarkan udara secara perlahan.

Biarkan tekanan turun 2 mm, atau garis pada dial, perdetik sambil mendengarkan bunyi jantung. Perhatikan pengukurnya saat pertama kali mendengar detak jantung. Ini adalah tekanan sistolik.

Perhatikan saat tidak lagi mendengar suara detakan. Ini adalah tekanan diastolik.

Beristirahatlah dengan tenang dan tunggu sekitar satu hingga dua menit sebelum melakukan pengukuran ulang.

(Visited 1 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *