Cara Meng-zip/Unzip File Menggunakan PowerShell

Format file ZIP mengurangi ukuran file dengan mengompresnya menjadi satu file. Proses ini menghemat space disk, mengenkripsi data dan membuatnya mudah untuk berbagi file dengan orang lain. Berikut ini cara zin dan unzip file menggunakan PowerShell.

Cara Zip File Menggunakan PowerShell

Mari kita mulai dengan mengompres beberapa file ke dalam archive file ZIP menggunakan Compress-Archive cmdlet. Dibutuhkan path ke file apapun yang ingin Anda kompres – banyak file dipisahkan dengan koma – dan meng-archive-nya di tempat tujuan yang Anda tentukan.

Pertama, buka PowerShell dengan mencarinya dari menu Start dan kemudian ketikkan perintah berikut, ganti <PathtoFiles> dan <PathtoDestination) dengan path ke file yang ingin Anda kompres dan nama dan folder yang Anda inginkan masing-masing:

Compress-Archive -LiteralPath <PathToFiles> -DestinationPath <PathToDestination>

Saat Anda menuliskan path tujuan, pastikan memberi file archive nama atau PowerShell akan menyimpannya sebagai .zip.

Catatan: tanda kutip di antara path hanya diperlukan jika path file berisi spasi.

Atau, untuk meng-zip seluruh isi folder – dan semua subfoldernya – Anda dapat menggunakan perintah berikut, mengganti <PathtoFolder> dan <PathtoDestination> dengan path ke file yang ingin Anda kompres dan nama serta folder yang Anda inginkan:

Compress-Archive -LiteralPath <PathToFolder> -DestinationPath <PathToDestination>

Pada contoh sebelumnya, kita menempatkan path ke direktori dengan banyak file dan folder di dalamnya tanpa menentukan file individual. PowerShell mengambil semua yang ada di dalam direktori root dan mengompresnya, subfolder dan semuanya.

Compress-Archive cmdlet memungkinkan Anda menggunakan karakter wildcard (*) untuk memperluas fungsionalitas lebih jauh. Saat Anda menggunakan karakter ini, Anda dapat mengecualikan direktori root, hanya mengompres file dalam direktori, atau memilih semua file dari jenis tertentu. Untuk menggunakan wildcard dengan Compress-Archive, Anda harus menggunakan parameter -Path sebagai gantinya, -LiteralPath tidak menerimanya.

Di atas, kita membahas cara memasukkan direktori root dan semua file serta subdirektori saat membuat file archive. Namun, jika Anda ingin mengecualikan folder root dari file ZIP, Anda dapat menggunakan wildcard untuk menghilangkannya dari archive. Dengan menambahkan tanda bintang (*) di akhir path file, Anda memberitahu PowerShell hanya untuk mengambil apa yang ada di dalam direktori root. Seharusnya terlihat seperti ini:

Compress-Archive -Path C:\path\to\file\* -DestinationPath C:\path\to\archive.zip

Selanjutnya, katakan Anda memiliki folder dengan banyak jenis file yang berbeda (.doc, .txt, .jpg, dan lain-lain) tetapi hanya ingin mengompres satu jenis file. Anda dapat memberitahu PowerShell untuk meng-archive tanpa menyentuh yang lain secara eksplisit. Notasi perintah akan terlihat seperti ini:

Compress-Archive -Path C:\path\to\file\*.jpg -DestinationPath C:\path\to\archive.zip

Catatan: subdirektori dan file folder root tidak termasuk dalam archive dengan metode ini.

Terakhir, jika Anda ingin archive yang hanya mengompres file di direktori root – dan semua subdirektori – Anda perlu menggunakan wildcard star-dot-star (*.*) untuk meng-zip-nya. Akan terlihat seperti ini:

Compress-Archive -Path C:\path\to\file\*.* -DestinationPath C:\path\to\archive.zip

Catatan: subdirektori dan file folder root tidak termasuk dalam archive dengan metode ini.

Bahkan setelah archive selesai, Anda dapat memperbarui file ZIP yang ada dengan menggunakan parameter -Update. Memungkinkan Anda mengganti versi file yang lebih lama di archive dengan yang lebih baru yang memiliki nama yang sama, dan menambahkan file yang telah dibuat di direktori root. Akan terlihat seperti ini:

Compress-Archive -Path C:\path\to\files -Update -DestinationPath C:\path\to\archive.zip

Cara Meng-Unzip File Menggunakan PowerShell

Selain dapat melakukan zip file dan folder, PowerShell memiliki kemampuan untuk meng-unzip archive. Prosesnya bahkan lebih mudah daripada mengompresnya; yang Anda butuhkan hanyalah file sumber dan tujuan untuk data yang siap di-unzip.

Buka PowerShell dan ketik perintah berikut, ganti <PathtoZipFile> dan <PathtoDestination> dengan path ke file yang ingin Anda unzip dan nama folder yang Anda inginkan:

Expand-Archive -LiteralPath <PathToZipFile> -DestinationPath <PathToDestination>

Folder tujuan yang ditentukan untuk mengekstrak file ke dalam akan diisi dengan isi archive. Jika folder ini tidak ada sebelum unzip, PowerShell akan membuat folder dan menempatkan konten ke dalamnya sebelum unzip.

Secara default, jika Anda mengosongkan parameter -DestinationPath, PowerShell akan meng-unzip konten ke direktori root saat ini dan menggunakan nama file ZIP untuk membuat folder baru.

Pada contoh sebelumnya, jika kita mengosongkan -DestinationPath, PowerShell akan membuat folder Archive di path C:\Users\brady dan mengekstrak file dari archive ke dalam folder.

Jika folder sudah ada di tujuan, PowerShell akan memberikan error ketika mencoba membuka zip file. Namun, Anda dapat memaksa PowerShell untuk menimpa data dengan yang baru menggunakan parameter -Force.

Anda hanya harus menggunakan parameter -Force jika file lama tidak lagi diperlukan, karena ini akan secara permanen mengganti file di komputer Anda.

(Visited 9 times, 2 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *