Cara Memerangi PCOS dengan Diet dan Nutrisi

Polycystic ovarian syndrome, atau PCOS, adalah suatu kondisi yang memengaruhi hingga 1 dari 10 wanita usia subur. Singkatnya, PCOS ditandai oleh ketidakseimbangan hormon, yang melibatkan tidak hanya hormon reproduksi (seperti estrogen dan testosteron) tetapi juga hormon yang mengatur gula darah, penyimpanan lemak dan nafsu makan.

Gejala PCOS mungkin termasuk periode menyakitkan atau tidak teratur, jerawat, pertumbuhan rambut abnormal, nafsu makan meningkat, kenaikan berat badan dan kesulitan menurunkan berat badan. Wanita dengan PCOS sering mengalami sindrom metabolik, yang meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes. Dan sebaliknya: wanita dengan sindrom metabolik lebih cenderung terjadi PCOS. PCOS juga merupakan penyebab utama infertilitas.

PCOS sangat terkait dengan obesitas – dan ketika tingkat obesitas meningkat, PCOS telah menjadi diagnosis yang lebih umum. Tetapi ada juga wanita kurus yang menderita PCOS. Hampir semua wanita dengan PCOS, memiliki beberapa tingkat resistensi insulin, yang juga dikenal sebagai pra-diabetes.

Terapi lini pertama untuk PCOS adalah perubahan pola makan dan gaya hidup dengan tujuan utama meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin. Berikut adalah 3 cara untuk memulai.

3 Cara untuk Meningkatkan Sensitivitas Insulin dan Mengurangi Gejala PCOS

Tips #1: Menurunkan Berat Badan (Jika Perlu)

Penurunan berat badan meningkatkan sensitivitas insulin dan Anda tidak perlu harus mencapai berat ideal Anda untuk mendapatkan manfaat ini. Bahkan sedikit penurunan berat badan dapat mulai membalikkan gejala PCOS. Misalnya, jika Anda kelebihan berat badan 25kg, kehilangan 5kg dapat membuat perbedaan besar dalam gejala PCOS Anda, meskipun Anda mungkin masih secara signifikan kelebihan berat badan.

Yang terpenting, Anda ingin menurunkan berat badan dengan kecepatan yang bisa Anda pertahankan dalam jangka panjang. Diet buruk yang menghasilkan penurunan berat badan cepat diikuti dengan kenaikan berat badan rebound yang tak terhindarkan lebih berbahaya daripada kebaikannya.

Tips #2: Lebih Aktif

Olahraga juga merupakan cara yang bagus untuk meningkatkan sensitivitas insulin. Juga membantu menyeimbangkan kembali hormon reproduksi. Sebagai bonus, juga dapat membantu menurunkan berat badan. Kombinasi latihan aerobik (apapun yang membuat detak jantung Anda naik selama 30 menit sehari) dan latihan kekuatan akan bekerja paling baik.

Tips #3: Makan secara Teratur tetapi Jangan Terlalu Sering

Meskipun beberapa orang mengklaim bahwa makan setiap 2-3 jam adalah hal yang ideal, mengurangi porsi makan bisa membantu meningkatkan sensitivitas insulin. Daripada makan sedikit atau kudapan setiap beberapa jam, cobalah membiasakan diri makan lebih banyak dan kemudian menunggu 4-5 jam sebelum makan lagi.

(Visited 129 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *