Cara Aman Siapkan Susu Formula Bayi

0

Susu formula bayi tersedia dalam tiga bentuk: susu formula bubuk, susu formula cair konsentrat dan susu formula siap saji (non konsentrat). Jika menggunakan susu formula untuk bayi, apapun bentuknya, pastikan untuk mengikuti petunjuk dengan cermat.

Susu formula yang diencerkan dengan terlalu banyak air, misalnya, dapat menyebabkan masalah kesehatan dan tumbuh kembang yang serius bagi bayi. Penting juga untuk menggunakan air bersih dari sumber yang aman dan bebas bakteri atau mikroba (kuman) lain yang dapat menyebabkan penyakit. Airnya juga harus rendah mineral dan kontaminan tertentu yang mungkin berbahaya.

Kapan Menambahkan Air & Berapa Banyak yang Digunakan

Formula Non Konsentrat & Siap Saji

Jangan menambahkan air apapun yang bukan susu formula siap saji non konsentrat. Ingat, mengencerkannya bisa berbahaya bagi anak.

Formula Cair Konsentrat & Formula Bubuk

Gunakan air untuk menyiapkan formula cair konsentrat dan formula bubuk, tetapi hanya sesuai petunjuk. Gunakan sumber air yang aman.

Mengapa Mengencerkan Susu Formula Berbahaya

Berita mengabarkan orang tua mengencerkan susu formula untuk mencoba menghemat uang atau memberi air selain ASI atau susu formula. Hal ini dapat menyebabkan kondisi berbahaya yang disebut keracunan air.

Bayi pada 6 bulan pertama setelah lahir tidak membutuhkan air atau cairan lain selain susu formula atau ASI, kecuali jika dokter anak secara khusus menyarankan sebaliknya.

Menambahkan lebih banyak air ke dalam susu formula akan mengurangi jumlah nutrisi yang akan diterima bayi. Hal ini dapat memperlambat pertumbuhan dan perkembangan. Kelebihan air juga mengganggu keseimbangan elektrolit dan mineral seperti kalsium, natrium dan kalium. Hal ini dapat menyebabkan masalah kesehatan yang besar, termasuk kejang. Jadi, selalu campurkan susu formula sesuai anjuran produsen kecuali diberikan petunjuk untuk bayi dengan kebutuhan kesehatan khusus.

Jika menggunakan susu formula tetapi kesulitan membelinya, tanyakan kepada posyandu.

Cara Mencampur Formula Bubuk & Air untuk Menyiapkan Botol

Cari petunjuk pada label kaleng formula, dan dari sumber tepercaya lainnya. Ada beberapa poin penting yang perlu diingat:

  1. Air dulu, baru bubuk. Selalu tambahkan bubuk ke dalam air yang ada di dalam botol, bukan sebaliknya.
  2. Rebus air bila diperlukan. Untuk bayi berusia kurang dari 2 bulan, bayi yang lahir prematur dan bayi dengan sistem kekebalan tubuh lemah, air matang harus digunakan untuk membunuh mikroba. Setelah air mendidih, biarkan dingin selama kurang lebih 5 menit. Kemudian masukkan ke dalam botol bersih dan tambahkan formula sesuai petunjuk pada wadah.
  3. Dinginkan formula sesuai suhu tubuh. Jika akan segera menggunakan susu formula yang telah disiapkan, pastikan untuk mendinginkan susu formula hingga mencapai suhu tubuh sebelum memberikannya kepada bayi. Basahi botol yang sudah ditutup dengan air dingin.
  4. Uji suhu susu formula untuk memastikan tidak terlalu panas sebelum diberikan kepada bayi.

Cara Menguji Suhu Botol Bayi

Uji air hangat terlebih dahulu untuk memastikan tidak terlalu panas untuk bayi. Cara termudah untuk menguji suhunya adalah dengan mengocok beberapa tetes di bagian dalam pergelangan tangan. Jika tidak, botol dapat disiapkan dengan menambahkan susu formula bubuk dan air bersuhu ruangan sesaat sebelum disusukan. Botol yang disiapkan dengan cara ini dari susu formula bubuk dapat siap untuk disusukan, tanpa memerlukan pendinginan atau pemanasan tambahan.

Berapa Lama Susu Formula Botol Tahan setelah Dibuat

  • Susu formula yang telah disiapkan harus dibuang dalam waktu 1 jam setelah diberikan dari botol kepada bayi.
  • Susu formula olahan yang belum diberikan kepada bayi dapat disimpan di lemari es selama 24 jam untuk mencegah kontaminasi bakteri.
  • Wadah terbuka berisi susu formula siap saji, susu formula konsentrat atau susu formula yang dibuat dari susu formula cair konsentrat, harus ditutup, didinginkan dan dibuang setelah 48 jam jika tidak digunakan.
(Visited 1 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *